Beranda > kti-skripsi > Gambaran Tingkat Kecemasan Siswa Dalam Menghadapi Menarche di SLTPN

Gambaran Tingkat Kecemasan Siswa Dalam Menghadapi Menarche di SLTPN

BAB 1
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Dalam perjalanan hidup, normalnya wanita mengalami periode menstruasi atau haid mulai dari usia remaja hingga menopause Dra. Dini Kasdu, M. Kes, (2005 : 9) Haid atau menstruasi adalah proses keluarnya darah yang terjadi secara periodik atau siklik emdomestrium. Keluarnya darah dari vagina disebabkan luruhnya lapisan dalam rahim yang banyak mengandung pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi.
Siklus menstruasi terdiri atas perubahan-perubahan di dalam ovarium dan uterus. Menstruasi berlangsung kira-kira lima hari, selama masa ini epithelium permukaan lepas dari dinding uterus dan perdarahan pun terjadi pada usia remaja haid pertama kira-kira usia 12 hingga 16 tahun. Panjang masa siklus menstruasi rata-rata 28 hari 14 hari persiapan untuk ovulasi dan 14 hari selanjutnya. Pendapat Sriyono, (2008 : 57).
Memasuki masa puber, pada perempuan diawali dengan terjadinya menstruasi. Hal ini menandai bahwa organ reproduksi telah aktif, yaitu dengan telah diproduksinya sel telur (ovum). Seseorang terjadi sejak awal menstruasi pada masa remaja sampai umur 40 atau 50 tahun.
Menarche adalah perdarahan secara periodik dan siklik dari uterus disertai pelepasan (deskuamasi ) endometrium. Sarwono, (2005 : 103).
Selanjutnya dijelaskan menarche ialah haid yang pertama terjadi yang merupakan ciri khas kedewasaan seorang wanita yang sehat dan tidak hamil. Erna, F. P, (2005 : 69). Proses menarche pada seorang wanita dimulai pada usia 10 – 14 tahun. Saat itu kelenjar hipofisis mulai berpengaruh, kemudian ovarium mulai bekerja menghasilkan hormon estrogen dan progesteron. Hormon ini akan mempengaruhi uterus pada dinding sebelah kanan dan terjadilah proses menstruasi. Maulana, (2009 : 15).
Premenarche adalah sekelompok gejala fisik maupun tingkah laku yang timbul pada pertengahan siklus menarche, dan disusul dengan periode tanpa gejala. Riset melaporkan Taylor, (1994) bahwa sekitar 10-30 % wanita produktif mengalami sindrom premenarche. Etiologi dan Perubahan sikap premenarche belum diketahui. Para peneliti beranggapan bahwa perubahan sikap premenarche adalah akibat dari faktor hormonal, psikologis, dan nutrisi.
Perubahan sikap premenarche yang terjadi sebelum berlangsungnya masa menarche diantaranya cemas, ketegangan dan kegugupan, cepat marah, berat badan bertambah, edema pada ekstrimitas, payudara sakit, abdomen terasa penuh, nafsu makan, ingin makan yang manis, depresi, cepat lupa cepat menangis dan bingung. Baradero, (2007 : 10).
Penanganan yang efektif dalam mengatasi kecemasan pada siswa akan mempengaruhi prognosis. Oleh karena itu bidan atau paramedis perlu memberikan konseling pada remaja tentang cara-cara mengatasi kecemasan saat menarche sehingga dapat mengurangi kecemasan pada remaja saat menarche selain itu untuk mengurangi kecemasan perlu mengatur pola yang memenuhi gizi seimbang dan olahraga.
Penelitian ini kecemasan dari siswa yang menghadapi menarche (premenarche) inilah yang perlu mendapatkan perhatian dari orang tua, oleh karena itu siswa premenarche diharapkan bersikap positif dalam menghadapi menarche agar tidak timbul masalah selama menarche. Oleh sebab itu penelitian ini ingin mengetahui tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi menarche di SLTPN 2 Kecamatan Kabupaten yang rata-rata siswa tersebut sudah mengalami menarche.
Pembatasan dan Rumusan Masalah
Berdasarkan fenomena – fenomena yang terdapat pada asumsi – asumsi diatas peneliti tertarik mengadakan penelitian tentang tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi menarche di SLTPN 2 , banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kecemasan pada awal mengalami haid, maka peneliti merumuskan masalah dengan membatasi pada tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi menarche seperti: “Bagaimana tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi menarche ?”

Tujuan Penelitian
Tujuan Umum
Untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa dalam menghadapi menarche di SLTPN 2 Kabupaten .

Manfaat Penelitian
Bagi Peneliti
Sebagai pengalaman nyata dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah sebagai penerapan dari mata kuliah.
Bagi Institusi
Sebagai pedoman dalam penelitian yang akan dilakukan dan hasilnya nanti diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan pengembangan ilmu pengetahuan guna meningkatkan mutu pendidikan selanjutnya.
Bagi Responden
Untuk menembah pengalaman tentang menarche dan menangani keluhan – keluhan yang dirasakan.
Bagi Profesi
Sebagai masukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat.


Download KTI Skripsi Kebidanan Keperawatan Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran No.213

untuk melihat kelengkapan isi KTI Skripsi silahkan KLIK DISINI

Kategori:kti-skripsi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: